Trafo Listrik Meledak di Nagur, Tiga Dusun Alami Pemadaman Listrik Total

Sebuah kepanikan mendadak mengguncang tiga dusun di Desa Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Penyebabnya tak lain dan tak bukan adalah suara dentuman yang diduga berasal dari trafo listrik pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Kejadian ini bukan hanya menimbulkan kepanikan, namun juga pemadaman listrik total yang mengganggu aktivitas warga.
Kejadian Ledakan Trafo Listrik
Kejadian ini bermula saat warga sedang beristirahat setelah berbuka puasa. Ketenangan yang semula ada, mendadak tergantikan oleh suasana panik ketika suara dentuman keras terdengar beberapa kali. Ijal (60), salah satu warga setempat, mengaku mendengar dentuman sebanyak lima kali saat sedang menikmati tayangan sidang isbat di televisi.
“Dentuman yang kuat itu terdengar sampai lima kali. Kami sekeluarga langsung keluar rumah untuk memastikan. Ternyata sumbernya dari trafo listrik di Dusun 2 yang terbakar hebat,” ujarnya.
Reaksi Warga Terhadap Ledakan
Peristiwa serupa juga dialami oleh Yusri, warga lainnya. Ia menggambarkan bagaimana suara dentuman tersebut membuat warga sekitar spontan keluar rumah dan menyaksikan kobaran api dari atas tiang listrik.
“Banyak warga yang kaget dan keluar rumah. Tapi tidak ada yang berani mendekat atau memadamkan api karena takut berbahaya,” kata Yusri.
Pemadaman Listrik Akibat Ledakan
Akibat kejadian ini, aliran listrik di Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 Desa Nagur mengalami pemadaman total. Warga berharap agar perbaikan dapat segera dilakukan agar aktivitas mereka dapat kembali normal, terlebih di bulan Ramadan ini.
Penanganan dan Perbaikan Trafo yang Meledak
Sementara itu, petugas dari PLN Rayon Sei Rampah telah turun ke lokasi untuk melakukan perbaikan terhadap trafo yang meledak. Meski belum diketahui secara pasti penyebab ledakan tersebut, namun situasi di lokasi dilaporkan mulai kondusif.
Harapan Warga
Warga setempat berharap perbaikan dapat segera dilakukan agar aktivitas mereka dapat kembali normal, terutama di bulan Ramadan ini.
- Warga merindukan keadaan normal setelah trafo listrik meledak
- Pemadaman listrik total membuat aktivitas warga terganggu
- Perbaikan segera diperlukan untuk mengembalikan aliran listrik



