Terungkap di CCTV GraPARI Sei Rampah: Honda Scoopy Baru Dibeli Sebulan Lalu Hilang Dicuri

Kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali menampakkan kegiatannya di jalur lintas Sumatera, Medan-Tebing Tinggi. Peristiwa terbaru melibatkan seorang warga yang sepeda motornya dicuri di depan GraPARI Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.
Peristiwa Pencurian Kendaraan
Pada hari Jumat (13/3/2026), sekitar pukul 15.00 WIB, terjadi aksi pencurian yang terpantau oleh kamera pengawas (CCTV). Dalam rekaman tersebut terlihat empat orang pelaku mencuri sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi BK 5299 MBG.
Insiden ini menjadi tambahan baru untuk seri kasus curanmor yang masih terus misterius di Sergai. Pelaku yang berjumlah empat orang ini diperkirakan adalah bagian dari geng yang sebelumnya telah mencuri sepeda motor milik Dodi, seorang anggota Satpol PP Sergai. Sepeda motor Dodi hilang pada Kamis (26/2/2026) di depan Alfamart Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.
Identifikasi Pelaku dan Modus Operandi
Dari rekaman video kejadian, terlihat empat pelaku datang dengan dua sepeda motor. Salah satu sepeda motor yang digunakan adalah Honda Beat, yang diyakini milik Dodi yang sebelumnya telah dicuri. Dalam rekaman tersebut, satu pelaku tampak berjalan sedikit pincang. Orang tersebut diduga sama dengan pelaku yang mencuri sepeda motor Honda Scoopy BK 5299 MBG milik Ruslena (44).
Kronologi Kejadian
Ruslena, seorang penduduk Dusun II, Desa Suka Jadi, Kecamatan Tanjung Beringin, Sergai, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut berlangsung sangat cepat. Ia baru datang dari Lubuk Pakam dan mampir ke GraPARI Sei Rampah untuk memperbaiki telepon selulernya.
“Saya hanya parkir sekitar tujuh menit. Ketika saya keluar, sepeda motor sudah tidak ada lagi di tempat parkir,” kata Ruslena ketika ditemui pada Senin (16/3/2026).
Ia sangat terkejut saat melihat rekaman CCTV yang menunjukkan sepeda motornya dicuri oleh empat orang pelaku. “Saya sangat kaget setelah melihat rekaman CCTV, ternyata sepeda motor saya sudah diambil oleh empat orang pencuri,” ungkapnya.
Proses Laporan
Ruslena mengungkapkan bahwa sepeda motor tersebut baru ia beli sekitar satu bulan lalu. Setelah kejadian, ia segera mendatangi Polsek Firdaus untuk melaporkan. Namun, laporan tersebut belum dapat diterima karena petugas meminta surat keterangan dari pihak leasing. “Saya sudah datang untuk melapor, tapi belum bisa diterima karena diminta surat keterangan dari leasing,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Firdaus, AKP Ahmad Albar, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan bahwa pihaknya akan mengecek terlebih dahulu apakah korban sudah membuat laporan atau belum. “Nanti kita cek dulu apakah korban sudah melapor atau belum,” katanya singkat.
Perhatian Masyarakat
Kasus ini kembali menjadi sorotan publik, mengingat tingginya kasus curanmor yang terjadi di wilayah Sergai belakangan ini. Masyarakat pun diimbau untuk lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan, terutama di lokasi yang ramai namun kurang pengawasan.


