
Kemacetan lalu lintas yang terjadi di Lintas Timur Sumatera, khususnya di kawasan Betung, Sumatera Selatan, telah menyebabkan dampak signifikan terhadap operasional bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) rute Sumbar-Jakarta dan Sumbar-Palembang. Jadwal kedatangan dan keberangkatan bus tersebut telah mengalami perubahan sejak Senin (16/3), mengakibatkan ketidaknyamanan bagi penumpang.
Pengaruh Kemacetan terhadap Jadwal Bus AKAP
Kemacetan yang terjadi di Lintas Timur Sumatera telah menyebabkan banyak bus terjebak dalam antrian yang memakan waktu hingga sepuluh jam. Situasi ini telah mempengaruhi bus yang berangkat dari Jakarta maupun dari Sumbar, yang akhirnya memilih untuk melewati lintas tengah via Sarolangun-Lubuk Linggau-Lahat-Prabu Mulih. Meskipun demikian, beberapa armada bus dari berbagai PO tetap terjebak dalam antrian dan tidak dapat bergerak.
Respon Manajemen PO Bus
Menanggapi situasi tersebut, manajemen PO bus telah menyampaikan permintaan maaf kepada penumpang yang telah memiliki tiket. Mereka memahami bahwa perubahan jadwal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang. Melalui media sosial, mereka juga menjelaskan bahwa kondisi ini bukanlah sesuatu yang disengaja dan berharap situasi kemacetan dapat segera pulih.
Himbauan Polda Jambi
Kemacetan yang terjadi di Lintas Timur Sumatera juga telah menarik perhatian Polda Jambi. Mereka menghimbau pengendara dari Palembang yang hendak ke Jambi atau Sumbar untuk menggunakan rute Prabumulih-Lubuk Linggau-Sarolangun. Sementara itu, pengendara dari arah Jambi yang hendak ke Palembang juga disarankan untuk menggunakan rute yang sama.
- Pengaruh kemacetan Lintas Timur Sumatera terhadap jadwal bus AKAP Sumbar-Jakarta
- Respon manajemen PO bus terhadap situasi kemacetan
- Himbauan Polda Jambi terkait rute alternatif

